Peradah Bergerak, 10.000 Masker Disalurkan untuk Lindungi Umat dari Abu Vulkanik

IMG-20260909-WA0002
Foto: Peradah Indonesia bergerak cepat. Sebanyak 5.000 masker medis dibagikan ke sejumlah Pura di Jakarta. (Sumber: Gung Kris)

 

JAKARTA, Beritarealitas.com — Di tengah aktivitas masyarakat yang tetap berjalan meski wilayah terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, kepedulian sosial menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kesehatan.

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia bergerak cepat. Sebanyak 5.000 masker medis dibagikan ke sejumlah Pura di Jakarta, Selasa (8/9/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap umat Hindu dan masyarakat yang masih beraktivitas di tengah kondisi lingkungan yang terdampak abu vulkanik.

Tak berhenti di Jakarta, 5.000 masker lainnya juga dikirim ke Lampung, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 10.000 masker medis.

Aksi sosial ini menggandeng para Penyuluh Agama Hindu Pembimas Hindu DKI Jakarta. Kegiatan dipimpin langsung Sekretaris Jenderal DPN Peradah Indonesia, Ricky Satriawan, bersama Departemen Sosial dan Masyarakat (Sosmas) DPN Peradah Indonesia serta DPP Peradah DKI Jakarta.

Ricky menegaskan, pembagian masker tersebut merupakan bentuk respons sosial Peradah terhadap situasi yang berkembang. Menurutnya, masker menjadi perlindungan dasar yang dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap umat Hindu dan masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah adanya dampak sebaran abu vulkanik. Kami bersama teman-teman dari Peradah dan para Penyuluh Agama Hindu berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang dapat dilakukan,” ujar Ricky di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Bagi Peradah, langkah tersebut bukan sekadar membagikan masker. Aksi ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tidak mengabaikan kesehatan ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Turun ke Polda Bali, 325 Penyidik Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Ricky mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan masker dengan baik serta terus mengikuti perkembangan informasi dan imbauan resmi dari pihak berwenang.

“Kami berharap masker yang dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik. Yang terpenting adalah masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan mengikuti informasi maupun imbauan dari pihak yang berwenang terkait situasi yang terjadi,” katanya.

Pengiriman bantuan ke Lampung menjadi bagian lain dari perhatian Peradah terhadap daerah yang turut merasakan dampak aktivitas erupsi. Dengan jumlah bantuan yang sama, organisasi kepemudaan Hindu tersebut berupaya memperluas jangkauan kepedulian agar bantuan perlindungan dasar tidak hanya terpusat di Jakarta.

Ricky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan penyuluh agama menunjukkan bahwa respons terhadap kondisi lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para Penyuluh Agama Hindu Pembimas Hindu DKI Jakarta, Departemen Sosmas DPN Peradah Indonesia, serta DPP Peradah DKI Jakarta yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.

Aksi 10.000 masker tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana organisasi kepemudaan dapat mengambil peran langsung ketika masyarakat menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Di tengah abu vulkanik yang menyelimuti sejumlah wilayah, Peradah memilih untuk hadir dengan langkah sederhana namun konkret: mengingatkan, melindungi, dan bergerak bersama masyarakat. (gk)