Sumber Foto: Gung Kris
BADUNG, Beritarealitas.com – Pengamanan kawasan Nusa Dua, Bali, diperketat seiring berlangsungnya dua agenda internasional pada Senin (21/9/2026). Tak hanya mengawasi situasi di darat, aparat juga memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas ruang udara untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan aman dan tanpa gangguan.
Langkah tersebut dilakukan Satgas 5 Tindak Anti-Drone Ops Gapura dengan menggelar perangkat anti-drone serta melakukan pemantauan terhadap lalu lintas pesawat nirawak atau drone di kawasan Nusa Dua.
Pengamanan dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Ipda Kadek Sudana dan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel secara aktif memonitor ruang udara, terutama di sekitar lokasi yang menjadi pusat kegiatan internasional.
Dua lokasi menjadi fokus utama pengawasan. Pertama, Hotel Westin Nusa Dua yang menjadi lokasi penyelenggaraan The 63rd International Association of Women Police (IAWP). Kedua, Hotel Merusaka Nusa Dua yang menjadi tempat berlangsungnya The 14th Senior Officer Meeting (SOM).
Pengawasan tidak berhenti pada dua lokasi tersebut. Satgas Anti-Drone juga memantau kawasan sekitar parkir ITDC Nusa Dua serta sejumlah titik lain yang dinilai berkaitan dengan keamanan kegiatan.
Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi keberadaan drone liar yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kelancaran agenda internasional tersebut.
Satgas 5 Tindak Anti-Drone dijadwalkan terus melakukan pemantauan menggunakan perangkat dan sarana Drone Polri hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Dengan pengawasan ruang udara yang dilakukan secara berkelanjutan, aparat memastikan kawasan ITDC Nusa Dua tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif selama pelaksanaan IAWP dan SOM.
Pengamanan ini sekaligus menunjukkan bahwa penyelenggaraan agenda internasional di Bali tidak hanya membutuhkan kesiapan di darat, tetapi juga pengawasan ruang udara secara ketat untuk mengantisipasi potensi gangguan dari aktivitas drone yang tidak teridentifikasi. (gk)



