Koster Kejar Distribusi BBM, 40 Mobil Tangki Dikerahkan Layani 92 SPBU

Screenshot_20261015-190934_1
Sumber Foto:  Humas

DENPASAR, Beritarealitas.com – Stok BBM disebut mulai meningkat, tetapi antrean kendaraan di sejumlah SPBU Bali masih menjadi pekerjaan rumah. Gubernur Bali Wayan Koster pun kembali turun ke Depo Pertamina Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (15/10/2026), untuk memastikan percepatan distribusi berjalan optimal.

Dalam pertemuan dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, Koster menegaskan bahwa ketersediaan stok harus diikuti kelancaran distribusi hingga ke SPBU, termasuk di luar Denpasar dan Badung.

“Saya juga minta bantuan Polda Bali untuk mengawal pergerakan truk tangki agar lebih cepat,” ujar Koster.

Pertamina telah menambah delapan mobil tangki sehingga total 40 armada dikerahkan untuk melayani 92 SPBU di Denpasar dan Badung. Tambahan pasokan juga dijadwalkan tiba bertahap, yakni 16 juta liter Pertalite pada Jumat (16/10/2026) dan 32 juta liter pada Sabtu (17/10/2026).

Mars Ega mengakui kendala proses sandar kapal pada 11 Oktober lalu sempat memengaruhi kelancaran pasokan. Meski kondisi stok di SPBU berangsur membaik, sejumlah lokasi masih mengalami kekosongan.

Pertamina juga menguji skema pelayanan menggunakan wadah berkapasitas empat liter untuk sepeda motor dan 20 liter untuk mobil di tiga SPBU. Efektivitas dan aspek keselamatannya akan dievaluasi sebelum diperluas.

Koster selanjutnya meninjau SPBU di Jalan Raya Sesetan untuk melihat langsung kondisi antrean dan pelayanan kepada masyarakat.

“Sabar ya, sabar. Stok kita sudah makin banyak,” ucapnya kepada warga yang mengantre.

Kini, tantangannya bukan sekadar menambah pasokan, melainkan memastikan BBM segera sampai ke SPBU yang membutuhkan. Sebab, bagi masyarakat, keberhasilan penanganan krisis ini bukan diukur dari banyaknya liter yang dijanjikan, tetapi dari antrean yang benar-benar terurai dan pelayanan yang kembali normal. (gk)

Baca Juga:  Monev Banjarangkan, Wabup Tjok Surya Apresiasi Kinerja Desa Soal Pengelolaan Sampah

Anda tidak dapat mengambil content ini