Suahasil Naik ke Kursi Menkeu, APBN Diuji: Sehat di Angka, Sejahtera di Rakyat?

IMG-20260914-WA0011
Foto: Ilustrasi Ai. 

 

JAKARTA, Beritarealitas.com — Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara dinilai harus menjadi momentum untuk mengembalikan APBN pada tujuan utamanya: menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.

Pengamat Politik Propetik Samuel F. Silaen menilai pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dan mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal menjadi modal kuat. Namun, tantangan sebagai Menkeu jauh lebih besar karena kini ia harus menentukan arah kebijakan fiskal negara.

“Menteri Keuangan bukan hanya harus mampu menghitung angka, tetapi harus mampu membaca penderitaan di balik angka. APBN tidak boleh sekadar sehat di atas kertas, sementara rakyat semakin berat menjalani kehidupan,” tegas Samuel, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, keberhasilan APBN tidak cukup diukur dari defisit, penerimaan pajak, belanja atau pertumbuhan ekonomi. Ukuran akhirnya harus terlihat dari kehidupan masyarakat: lapangan kerja, daya beli, kesempatan usaha dan pemerataan pembangunan.

Samuel juga mengingatkan agar pergantian Menkeu tidak sekadar menjadi pergantian nama di balik meja birokrasi.

“Sekarang Suahasil tidak cukup memahami mesin fiskal. Ia harus memastikan mesin itu bergerak ke arah yang benar,” ujarnya.

Suahasil juga dituntut berani menjaga APBN dari kepentingan politik jangka pendek. Kebijakan fiskal harus tetap disiplin, transparan dan berpihak pada kepentingan publik.

“Menteri Keuangan harus menjadi penjaga uang negara, bukan sekadar pelayan keinginan politik jangka pendek. Uang negara bukan milik kekuasaan. Uang negara adalah amanah rakyat untuk masa depan Indonesia,” pungkas Samuel.

Baca Juga:  Upah Naik Belum Tentu Sejahtera, Ajus Linggih Soroti Biaya Hidup Bali yang Makin Mahal